Selasa, 15 November 2011
3 Moment 1 Waktu
Kamis, 15 September 2011
Wajah Sang Alim Ahli Neraka
Jumat, 26 Agustus 2011
Kasih Tak Sampai
Di salah satu ibukota propinsi, ada seorang professional muda seperti itu, rajin beribadah, giat, sopan santun, hormat dan bahkan ‘alim.
Pemuda ini mengadakan kunjungan kerja ke suatu daerah. Dalam pertemuan orang banyak itu, tampak ada satu wanita yang cantik dan menarik hati. Dan akhirnya berkenalan. Sebutlah namanya Putri.
Dari pandangan mata kedua muda-mudi ini memancar sinar yang menembus hati mereka. Benih cinta yang ada di dalam hati pemuda ini seperti tersiram hujan, lalu tumbuh mengeluarkan aroma ke seluruh anggota tubuh. Putrid pun merasakan hal yang sama, tetapi dia bisa menyembunyikan perasaannya.
Selang beberapa waktu, datan utusan pemuda ke rumah orang tua Putri untuk menanyakan statusnya dan hendak meminangnya. Utusan tersebut mendapat penjelasan bahwa orang tua Putri sudah punya perjanjian akan menikahkan anaknya. Putri sudah dijodohkan dengan anak laki-laki saudaranya (anak pamannya).
Kandas sudah niat pemuda itu untuk menyunting Putri. Padahal cinta yang sudah terlanjur tumbuh tidak mungkin ditebang, aroma cinta yang sudah memenuhi sudut-sudut hati tak mungkin disumbat.
Dibiarkan rasa cinta itu tetap tumbuh apa adanya, karena cinta tidak harus memiliki. Rencana perjodohan orang tua Putri tidak bisa mematikannya.
Begitu juga dengan putrid. Dia sadar, kalau orang tuanya telah menjodohkan dengan anak pamannya. Tetapi pandangan cinta pertamanya tak mungkin terhapus begitu saja. Dibiarkan cintanya kepada pemuda kota it uterus berkembang. Apalagi kepastian kapan pernikahan dengan anak pamannya juga belum jelas. Bahkan Putri menyangsikan akan kesungguhan anak pamannya.
Keduanya semakin subur cintanya, walaupun tidak pernah bertemu lagi setelah pertemuan yang pertama. Cinta itu bersemi dalam perasaannya masing-masing. Keduanya saling menunggu. Putri menunggu ungkapan kata hati pemuda. Begitu juga sang pemuda. Hingga akhirnya Putri mengirim surat.
Bagai orang yang dimabuk kepayang, dibuai rasa cinta, sungguh betapa indahnya kata-kata yang tertata dalam ungkapan. Di sana ada kata sanjungan, ada kata pujian, ada kata-kata mutiara, ada manja dan segala macamnya, bagai pujangga. Intinya berbunyi:”….. telah datang kepadaku firasat bahwa kamu sangat mencintaiku, akupun demikian, cintaku padamu menjadi cobaan yg berat yg harus kutanggung. Siang jd pikiran, malam jd impian. Aku mau makan ingat kamu, aku mau tidur ingat kamu, aku mau pipis ingat kamu (seperti nyanyian aja). Di dadaku ada kamu, diotakku ada kamu, di kamarku ada kamu, dimataku ada kamu (nyanyi lagi). Jika kamu berkenan, aku akan datang menemuimu, atau jika kamu mau, datanglah padaku, temuilah aku segera, aku setia menunggu kedatanganmu”.
Kepada orang yg menyampaikan surat, pemuda itu berkata:” sesungguhnya aku jg sangat mencintainya. Apa yg dirasakan olehnya sama dengan apa yg aku rasakan. Bahkan mungkin cintaku lebih berat. Tidak mungkin aku memilih salah satu dari kedua permintaan Putri. Mendatangi putrid, atau dia datang padaku. Sampaikan pesanku dari firman Allah!
Katakana: sesungguhnya aku tacit akan azab hari yg besar (hari kiamat), jika aku mendurhakai Tuhanku (Al-An’am:15).
Apalagi Putri sudah dijodohkan. Tidak boleh laki-laki bertemu dengan wanita yang bukan mahramnya. Utusan itu segera pulang dan menyampaikan apa yg telah disampaikan oleh sang kekasih putri terkagum-kagum dan berkata:”aku tahu sekarang, dia tidak saja tampan tetapi juga zuhud, takut kepada Allah. Demi Allah, tidak ada yang berhak menjadi suamiku selain dia, hanya diayang mempunyai keistimewaan, sedangkan yang lain semuanya sama.
Sejak tahu akhlak kekasihnya itu, putri memutuskan seluruh urusan keduniaan. Semua kehidupannya dibalut dengan urusan akherat. Pakaiannya adalah taqwa. Hiasanya adalah amal shaleh. Bersamaan dengan itu, putri semakin menggelora cintanya. Cintanya bukan lagi didasari nafsu, tetapi karena Allah. Hari-harinya dilewati dengan cintanya yg membara. Waktu-waktunya diselimuti dengan kerinduan untuk bertemu, tetapi tdk tahu kapan saatnya.
Dunia terus berputar, dan sang kala tidak pernah berhenti. Rindu dan cinta menjadi penyakit yang tak bisa disembuhkan, hingga akhirnya putri meninggal dunia. Kasih tak sampai.
Berita kematian putri didengar oleh pemuda itu. Tetapi dia tidak sanggup untuk melihat jenazahnya. Dia hanya bisa berziarah sesudah dimakamkan. Setelah pulang dari ziarah, malamnya dia bermimpi, seakan melihat putri berwajah indah mempesona. Kepadanya ditanya:”bagaimana keadaanmu? Apa yg kamu lihat sesudah kedatanganku?”
Putri menjawab: (syair)
‘seindah-indah cinta, wahai kekasihku adalah cintamu’
Yaitu cinta yg mengarahkan kebaikkan dan keindahan.
Pemuda : “kemana sekarang kamu kembali?”
Putri menjawab: (syair)
“menuju kenikmatan dan kehidupan yg kekal dan abadi, di dalam surga kelanggengan, di dalamnya ada kekuasaan yg tidak rusak”.
Pemuda itu berharap :”ingatlah aku di sana, sebutlah namaku di sana, karena aku tidak pernah melupakanmu”.
Putri menjawab:”tidak, demi Allah aku telah melupakanmu. Dengan melihat Wajah Allah, yg lain semuanya hilang dari ingatanku. Aku telah meminta untukmu kepada Allah Tuhanku dan Tuhanmu, agar bisa bersatu denganmu, maka bersungguh-sunguhlah kamu di dunia”.
Pemuda bertanya:”kapan aku bisa melihatmu?”
Putri menjawab:”kamu akan bertemu aku dalam waktu dekat”.
Setelah itu, tidak lama, hanya selang tujuh malam, pemuda itu meninggal dunia. Allah merahmati keduanya di dunia dan di akherat. Inilah cinta sejati, walau tidak bisa bertemu di dunia, walau tidak bisa bersatu di dunia, nanti akan bertemu di akherat. Yang penting, jangan kotori cinta dengan nafsu dan perbuatan yg menghinakan. Dasarilah cinta karena Allah. Cinta harus bisa mmenggairahkan hidup beragama, bukan sebaliknya malah melanggar norma agama. Orang bilang, cinta tak harus memiliki. Karena itu apapun alasannya tidak dibenarkan mencoba-coba melakukan perbuatan yang belum menjadi haknya. Bagi laki-laki, jgn bermain-main di wilayah wanita “ma bainar raqabah wa rukbah (antara leher sampai lutut). Bagi wanita jgn main-main di wilayah laki-laki “ma baina surrah wa rukbah (antara pusar dan lutut). Berbahaya jika diteruskan akan menjerumuskan kepada perzinahan.
Sumber:”Ada Apa dengan Wanita” (H. Jefri Al-Bukhori bin H. Imail Modal)
Minggu, 14 Agustus 2011
Putri kecilku
Sabtu, 30 Juli 2011
anakku sayang

Kamis, 30 Juni 2011
ultah pernikahan

1 tahun sudah, kami menjalani bahtera rumah tangga, banyak susah senang kami lalui bersama. Namun kami yakin, kami bisa menjalaninya dengan bahagia. Ridhoi kami ya Allah apalagi dengan segeranya kehadiran sikecil hasil buah hati kami semoga menambah keharmonisan keluarga kami. Hilangkan jg rasa cemburuku yang terlalu berlebihan kepada suamiku yang aku kasihi...
Sejenak ku merenung tentang masa-masa yang telah aku lewati dengan suamiku...
aku ingin berikutnya lebih baik lagi..
dengan do'a dan semangat baru, kami kan melangkah untuk mencari ridhoNya...
Maafkan segala kesalahanku padamu suamiku... aku masih akan berusaha menjadi istrimu yang baik.... dan lebih baik lagi...
mari kita bersama-sama melangkah sayang...
Selasa, 12 Oktober 2010
malam
sunyi senyap kurasakan sendiri, aku kini sedang gundah namun apalah daya hatiku,, aku ingin mendapatkan kehangatan cinta dari seorang anak yang kelak lahir dari rahimku, benih dari suamiq yang aku cintai,, agar menjadi pelipur lara hatiku... aku sngt rindu.
apakah aku salah kwatir ya Allah, bila aku kehilangan suamiku krn perempuan lain. apakah hanya kekwatiranku yg terlalu berlebihan,, aku benci ya Allah dengan diriku sendiri. aku tetap ga bisa berubah... aku sungguh menyayanginya...
Selasa, 16 Maret 2010
MESIN PENCETAK DOLAR

siapa yang tidak tergiur dengan uang? semua orang berminat. bahkan sangat berminat. nah PeopleString adalah salah satu mesin pemburu DOLAR ($$$) yang sangat banyak diminati orang indonesia. selain gratis juga mengasyikkan.
kok bisa?
anda hanya di minta sign up.
setelah itu anda bisa update status anda (yang sudah terkoneksi dengan Facebook anda.
selain itu anda juga bisa mengirim atau membaca email yang akan menambah point Anda dalam mengumpulkan dolar.
Hanya dengan melihat-lihat iklan yang ada, Anda juga akan mendapatkan point 10 walau tidak menawar barang sama sekali.
kalau anda suka browsing di google, maka andapun bisa melakukannya di sini. bedanya, selain mendapatkan informasi dengan browsing di sini Anda juga akan mendapatkan 10 point untuk menambah dolar Anda.
selain itu ada komisi survey yang lumayan cukup besar $1.50 dolar.
jadi hanya dengan melakukan hal-hal lazimnya kita bekerja di alam maya, maka dengan PeopleString kita juga bisa meraih Dolar. Asyik kan?
so, silahkan klik di

bayangin saja...
dengan update status kita dapat 10 point
dengan buka email kita juga dapat 10 point
dengan buka iklan kita dapat 10 point
dengan browsing kita juga dapat 10 point
apalagi dengan mengajak teman kita join di PeopleString kita akan mendapatkan banyak keuntungan. selain membuat teman kita kaya, kita juga bisa menambah pemasukan dolar kita. membantu teman dan kita pun terbantu.
sungguh indah dunia ini....
klik di gambar ini:
Rabu, 30 Desember 2009
wah!
jalan hidup tak selamanya mulus, tapi manusia bukan berarti tidak boleh berharapkan?.Banyaknya pengalaman hidup membuat manusia bisa berfikir lebih dewasa. Dimana mereka banyak menjelajahi dunia lain selain tempat tinggalnya. Aku sama sekali belum pernah mengalaminya, Bagaimana caranya supaya aku bisa seperti itu, apakah aku juga harus ikut menjelajahi dunia lain selain tempat tinggalku?
DIKUTIP DARI MAJALAH AL-MAWADDAH
(awalnya ingin menolong, malah membuat istri bingung)
permasalahan :
Askum. ustd,ada yang mau saya tanyakan. begini ustd, suatu hari suami saya menyerempet seorang wanita, tp alhamdulillah tdk apa-apa. Namun karena khawatir, suami saya memberikan nomor telepon kepada wanita tersebut. Ternyata wanita tersebut suka menelpon dan sms-an dengan suai saya.
Ketika saya melarang suami, dia selalu bilang bahwa wanita tersebut sudah berumur 41 tahun, tidak mungkin dia mau dengan wanita tersebut. Suami saya bilang dia hanya menganggap wanita tersebut sebagai kakak. Dan karena kebetulan suami saya berlangganan majalah Al-Mawaddah, wanita tersebut juga berminat dan pesan kepada suami ana.
Yang jadi pertanyaan, suami saya sering berhubungan via telepon dan sms, kemudian mengantar majalah tersebut ke kantor atau ke rumahnya- walaupun dia selalu bilang bila mengantar ke rumahnya ada anak wanita tersebut di sana-tanpa ditemani mahrom, bagaimana hukumnya ustd? ana mohon bantuan, ustd. sukron.
jawab :
wakum, ukhti, nasihatilah suami bahwa laki-laki dilarang sering berhubungan dengan wanita yang bukan mahromnya, karena hal itu akan mengakibatkan kerusakan iman dan menjadikan keresahan dalam rumah tangga. Rosulullah bersabda:
" janganlah sekali-kali seorang laki-laki bersepi-sepi dengan seorang wanita kecuali dengan mahromnya, dan janganlah wanita bepergian melainkan dengan mahromnya" (HR.Bukhori 2391, bersumber dari Ibnu Abbas)
Adapun kekhawatiran suami ukhti kepada wanita yang disrempet tersebut dengan memberikan nomor telepon. Jika memang tujuan utamanya agar memudahkan urusan bila wanita itu mengalami keluhan sakit badan sebab dia serempet, karena suami ukhti merasa bersalah, maka itu baik dan bertanggung jawab. Adapun jika wanita itu sering sms-an dengan suami ukhti karena urusan bercanda atau lebih dari itu, maka hukumnya haram karena termasuk zina lisan, walaupun dia tidak ingin menikahinya. Karena itu , selayaknya ukhti menasehati suami dengan lembut. Bacalah firman Allah S.W.t surat al-Ahzab [33] ayat 32.
Namun jika sms itu sekedar berlangganan majalah, insya Allah tidak ada masalah jika tidak dicampuri dengan niat yang jelek. Wallohu a'lam.
Selasa, 22 Desember 2009
hanya dia
Kamis, 17 Desember 2009
hari yg indah
Selasa, 24 November 2009
DIALOG KELUARGA PADA SUATU MALAM
DALAM RUMAH
Selamat kepada Nabi
Dan keluarganya yang suci
Semalam
Ditengah kokok ayam jantan
Kudengar suaramu mengalun
Membaca sembilan puluh enam
Ayat-ayat pilihan
Dalam timbangan
Rasanya malu untuk mengaku
Pada seorang yang kenyang
Menahan-nahan
Gumpalan perasaan
Jika aku kau minta berjujur
Aku mengaku kalah
Dalam jumlah ibadah
Agaknya kita terlalu banyak
Membuat jumlah-jumlah
Dan detik-detik
Dari batu kali hingga kerikil
Saatnya kita bercermin
Pada diri anak kecil
Yang kaya pada nuansa alam
Sembari menyanyi sembari bermain
Bagai seorang anak
Melukiskan sebuah rumah
Dan menggambar dirinya
Sebuah dunia
Jadi sederhana
Ampunku pada Tuhan
Disela kokok ayam jantan
Salawat kepada Nabi
Dan keluarganya yang suci
Istriku
Pada malam-malam kau mengaduh
Pada rasa nyeri
Di ruas tulang-tulang dan kepala
Ku tahu
Tulang-tulang itu menyimpan geram
Dan kepala itu menahan gerutu
Maka beri maaflah
Dosa seorang musafir
Yang memilih mengembara
Tanpa jera akan sengsara
Dan gemas mencari mata air
Kendali dari sumber paling getir
Terlalu banyak luka,
Di tubuhku
Wahai, istriku
Tersentak di suatu malam
Diam-diam aku bersujud
Yang kucari hanya rumah
Dan sumber telaga di dalamnya
Jika melangsa pada pesona dunia
Akan memagut kabut
Dan selalu berlutut
Pada kehendak banyak manusia
Ku ingin yang sedikit
Dengan sedikit kasap
Agar diriku dan keluargaku
Selamat dari azab api neraka
Dan langit tetap jadi atap
Dan bumi jadi hamparan
Dalam ribuan lahan dan pantang berputus harap
Salawat Nabi dan keluarganya yang suci
Sugguh luruh seluruh kalbu
Melihat kau membaca
Delapan puluh tiga ayat-ayat yang terjaga
Dan doamu bagi keluarga seisi rumah
Ampun kami pada tuhan
Selawat kepada Nabi
Dan keluarganya yang suci
Dan ayam jantan
Masih saja bertakbir
DALAM RUMAH
Selamat kepada Nabi
Dan keluarganya yang suci
Semalam
Ditengah kokok ayam jantan
Kudengar suaramu mengalun
Membaca sembilan puluh enam
Ayat-ayat pilihan
Dalam timbangan
Rasanya malu untuk mengaku
Pada seorang yang kenyang
Menahan-nahan
Gumpalan perasaan
Jika aku kau minta berjujur
Aku mengaku kalah
Dalam jumlah ibadah
Agaknya kita terlalu banyak
Membuat jumlah-jumlah
Dan detik-detik
Dari batu kali hingga kerikil
Saatnya kita bercermin
Pada diri anak kecil
Yang kaya pada nuansa alam
Sembari menyanyi sembari bermain
Bagai seorang anak
Melukiskan sebuah rumah
Dan menggambar dirinya
Sebuah dunia
Jadi sederhana
Ampunku pada Tuhan
Disela kokok ayam jantan
Salawat kepada Nabi
Dan keluarganya yang suci
Istriku
Pada malam-malam kau mengaduh
Pada rasa nyeri
Di ruas tulang-tulang dan kepala
Ku tahu
Tulang-tulang itu menyimpan geram
Dan kepala itu menahan gerutu
Maka beri maaflah
Dosa seorang musafir
Yang memilih mengembara
Tanpa jera akan sengsara
Dan gemas mencari mata air
Kendali dari sumber paling getir
Terlalu banyak luka,
Di tubuhku
Wahai, istriku
Tersentak di suatu malam
Diam-diam aku bersujud
Yang kucari hanya rumah
Dan sumber telaga di dalamnya
Jika melangsa pada pesona dunia
Akan memagut kabut
Dan selalu berlutut
Pada kehendak banyak manusia
Ku ingin yang sedikit
Dengan sedikit kasap
Agar diriku dan keluargaku
Selamat dari azab api neraka
Dan langit tetap jadi atap
Dan bumi jadi hamparan
Dalam ribuan lahan dan pantang berputus harap
Salawat Nabi dan keluarganya yang suci
Sugguh luruh seluruh kalbu
Melihat kau membaca
Delapan puluh tiga ayat-ayat yang terjaga
Dan doamu bagi keluarga seisi rumah
Ampun kami pada tuhan
Selawat kepada Nabi
Dan keluarganya yang suci
Dan ayam jantan
Masih saja bertakbir
Selasa, 20 Oktober 2009
Minggu, 13 September 2009
tak ada manusia yang terlahir sempurna

Pagi itu dihari minggu aku dijemput oleh ortuku untuk pulang ke rumah. Tak terasa sudah 6 tahun aku berada diponpes. Aku sudah dapat apa saja ya… "batin alia". Tiba-tiba lamunan alia dibuyarkan sang ibundanya. Lia ayo sowan dulu ke kyai dulu malah ngelamun sich!. Alia malah cengar-cengir aja. Setelah sowan sama kyai, lia dan keluarga naik mobil pulang ke rumah, saat diluar pondok lia bertemu ustd mengajinya. Sapa ustd : " habis ini mau kemana?". Lia bilang:" mau kuliyah sebenarnya, tapi ga' tau jg ntr, minta do'anya saja ya pak, mari pak. Ass……?. Wa'alaikum…. Percakapan terakhir.
Tiba di rumah lia begitu senang, karena sudah kangen sama semua keluarga. Tiba-tiba lia jadi sedih karena dia tidak langsung kulyah setelah lulus SMA, itu karena memang keadaan ekonomi keluarga yang belum mencukupi disamping itu lia masih punya dua adik yang masih sekolah. Akhirnya lia memutuskan untuk berhenti 1 tahun untuk tidak melanjutkan studinya. Tapi lama-lama lia jenuh juga di rumah dan tidak ada kegiatan yang dapat dilakukan. Batin lia"tambah stres nihga ada kegiatan, apalagi ga ada teman yng dapat diajak curhat". Tapi suatu ketika lia tak pernah henti-hentinya memohon kepada Rabbnya yang menciptakannya karena hanya kepada Dialah segala pertolongan. Dia selalu berdo'a.
Setelah beberapa bulan kemudian akhirnya do'a liapun dijawab oleh Allah, lia diminta bantuan mengajar di TK, lia pun menyanggupinya karena pengajar TK ada 2 guru, yang satunya sedang cuti hamil. Lambat laun lia diminta ngajar di SD. Tempat lia sekolah dulu. Lia senang akhirnya samapi sekarang lia ngajar di SD. Lia juga sambil kuliyah, betapa bahagianya hati ini. Mungkin lia adalah orang yang masih sangat beruntung. Alhamdulillah…….
Sekarang masalah prinsip lia. Lia benar2 ga' mau pacaran lia inginnya langsung nikah. Tapi kalau takdir berkata lain gimana? Dan cinta itu datangnya tak mengenal waktu, tempat, dan keadaan. Seseorang bisa melanggar prinsipnya sendiri. Termasuk aku. Yang dulu dikenal anti yang namanya kenall dekat dengan seorang cowo' tapi apalah daya. Lia Cuma manusia yang tercipta dengan perasaan cinta.
Kalian dapatkah membayangkan menjadi seorang wanita yang tak berharga lagi, kalian dapatkah membayangkan itu?. Coba siapa yang beranii menjamin ada yang menginginkannya. Dijamin ga ada. Semua orang ingin mendapakan seseorang yang sempurna. Sempurna dan sempurna. Mungkin ada yang berpendapat dengan kesempurnaan mereka akan merasa sangat bahagia. Lia hanya bisa tersenyum menaggapi itu, walaupun dihati perih.
Kita takkan pernah kembali ke masa yang telah lewat, coba saja memohon kepada Allah.. mungkinkah dikabulkan? Takkan!!!. Yang ada perbaikkan pada diri kita masing-masing. Kembali kemasa saat kita belum pernah melakukan dosa yang begitu besar, sekarang kita hanya menyesal pada apa yang telah terjadi. Hati kita ( kenapa aku melakukan ini, seharusnya aku tak melakunnya, seharusnya aku tetap memeganng prinsipku dahulu). Seseorang akan merasa dirinya memiliki kekurangan dengan melihat seseorang mempunyai kelebihan dari dirinya. Akhirnya yang ada adalah minder.
Lamunan yang begitu terbesit, penyesalan selalu diakhir. Karena Allah menciptakkan penyesalan itu diakhir. Sebagai penyemangat "JANGAN KAU SESALI SEGALA YANG TELAH TERJADI". Karena penyesalan tak berguna bila tak ada perubahan. Sudah ya… padahal lia sedang ingin membayangkan seandainya lia tak berjodoh dengan orang yang dicintainya, lia harus bersikap seperti apa? Ihklas dan sabar? Benarkah?....☺dalam benak lia. Lia mau berhenti mengajar lia mau mondok lagi melanjutkan hafalan lia yang dahulu pernah tersendat. Tapi itu hanyalah sebuah niat yang terbayang dalam pikiran lia. Lia ingin menyerahkan hidup dan mati lia kepada Allah….. semoga Allah memberi jalan yang terbaik buat lia, amien……..
Jumat, 04 September 2009
Selasa, 30 Juni 2009
Hari ini Milik Anda
Hari ini Milik Anda
Jika kamu berada di pagi hari, janganlah menunggu sore tiba. Hari inilah yang akan Anda jalani, bukan hari kemarin yang telah berlalu dengan segala kebaikan dan keburukannya, dan bukan hari esok yang belum tentu datang. Hari yang saat ini mataharinya menyinari Anda, dan siangnya menyapa Anda, inilah hari Anda.
Umur Anda mungkin tinggal hari ini. Maka anggaplah masa hidup Anda hanya hari ini, atau seakan Anda dilahirkan hari ini da akan mati hari ini juga. Dengan begitu, hidup Anda tidak akan tercabik-cabik diantara gumpalan keresahan, kesedihan dan duka masa lalu dan dengan bayangan masa depan yang penuh ketidakpastian dan acapkali menakutkan.
Pada hari ini pula, sebaiknya Anda mencurahkan seluruh perhatian, kepedulian, dan kerja keras. Dan pada hari inilah, Anda harus bertekad mempersembahkan kualitas ibadah yang khusyu, membaca Al Quran yang sarat tadabur, dzikir dengan sepenuh hati, keseimbangan dalam segala hal, keindahan dalam ahlak, kerelaan dengan yang Allah berikan, perhatian terhadap kesehatan jiwa dan raga, serta perbuatan baik terhadap sesama.
Pada hari dimana Anda hidup saat inilah sebaiknya Anda membagi waktu dengan bijak. Jadikanlah setiap menitnya laksana ribuan tahun dan setiap detiknya laksana ratusan bulan. Tanamlah kebaikan sebanyak-banyaknya pada hari ini. Dan, persembahkanlah sesuatu yang paling indah untuk hari ini. Ber-istighfar- lah atas semua dosa, ingatlah selalu kepada-Nya, bersiaplah untuk sebuah perjalanan menuju alam keabadian, dan nikmatilah hari ini dengan segala kesenangan dan kebahagiaan. Terimalah rezeki, istri, suami, anak-anak, rumah, ilmu, dan jabatan Anda hari ini dengan penuh keikhlasan. (dikutip dari Dr. ‘Aidh Al Qarni, La Tahzan)
Jika kamu berada di pagi hari, janganlah menunggu sore tiba. Hari inilah yang akan Anda jalani, bukan hari kemarin yang telah berlalu dengan segala kebaikan dan keburukannya, dan bukan hari esok yang belum tentu datang. Hari yang saat ini mataharinya menyinari Anda, dan siangnya menyapa Anda, inilah hari Anda.
Umur Anda mungkin tinggal hari ini. Maka anggaplah masa hidup Anda hanya hari ini, atau seakan Anda dilahirkan hari ini da akan mati hari ini juga. Dengan begitu, hidup Anda tidak akan tercabik-cabik diantara gumpalan keresahan, kesedihan dan duka masa lalu dan dengan bayangan masa depan yang penuh ketidakpastian dan acapkali menakutkan.
Pada hari ini pula, sebaiknya Anda mencurahkan seluruh perhatian, kepedulian, dan kerja keras. Dan pada hari inilah, Anda harus bertekad mempersembahkan kualitas ibadah yang khusyu, membaca Al Quran yang sarat tadabur, dzikir dengan sepenuh hati, keseimbangan dalam segala hal, keindahan dalam ahlak, kerelaan dengan yang Allah berikan, perhatian terhadap kesehatan jiwa dan raga, serta perbuatan baik terhadap sesama.
Pada hari dimana Anda hidup saat inilah sebaiknya Anda membagi waktu dengan bijak. Jadikanlah setiap menitnya laksana ribuan tahun dan setiap detiknya laksana ratusan bulan. Tanamlah kebaikan sebanyak-banyaknya pada hari ini. Dan, persembahkanlah sesuatu yang paling indah untuk hari ini. Ber-istighfar- lah atas semua dosa, ingatlah selalu kepada-Nya, bersiaplah untuk sebuah perjalanan menuju alam keabadian, dan nikmatilah hari ini dengan segala kesenangan dan kebahagiaan. Terimalah rezeki, istri, suami, anak-anak, rumah, ilmu, dan jabatan Anda hari ini dengan penuh keikhlasan. (dikutip dari Dr. ‘Aidh Al Qarni, La Tahzan)
Selasa, 23 Juni 2009
Selasa, 14 April 2009
nothing
gpp abiku,,, umi gpp kok. ni tadi lagi nunggu dosennya tapi blm datang2. akhirnya ke internet saja. cari bahan buat tugas kemaren. umi juga sayang abi,,, semoga abi selalu sabar dalam menjalani hidup ini,,, amie.......n.
umi...
maafin abi yach sayang...
banyak sudah kekhilafan abi kepada umi. tapi sayang dan cinta ini tidak berubah mi.
abi sangat sayang banget sama umi.
tadi siang abi nggak bisa telepn maupun sms karena abi nggak ada pulsa mi.
terus, habis isya smsnya tersendat-sendat. ntah kenapa. kita cuma bisa memakluminya karena ya begitulah XL.
abi sangat sayang umi
sayaaaaang banget mi...
i love u
i miss u
i need u
oh iya mi ada yang perlu umi klik nih supaya tali silaturahiem tetap terjaga.
http://mantrajiwa.wordpress.com
maafin abi yach sayang...
banyak sudah kekhilafan abi kepada umi. tapi sayang dan cinta ini tidak berubah mi.
abi sangat sayang banget sama umi.
tadi siang abi nggak bisa telepn maupun sms karena abi nggak ada pulsa mi.
terus, habis isya smsnya tersendat-sendat. ntah kenapa. kita cuma bisa memakluminya karena ya begitulah XL.
abi sangat sayang umi
sayaaaaang banget mi...
i love u
i miss u
i need u
oh iya mi ada yang perlu umi klik nih supaya tali silaturahiem tetap terjaga.
http://mantrajiwa.wordpress.com
Langganan:
Postingan (Atom)




